Tak Akan Menyesal! Singgahlah di Utama Raya Beach yang Memukau

Tak Akan Menyesal! Singgahlah di Utama Raya Beach yang Memukau

Persinggahan di rest area Utama Raya kali ini sangat berbeda. Celetukan saya yang ingin melihat sebentar pantai di Utama Raya ini di-iya-kan oleh pak suami. Jujur saya penasaran. Tujuh tahun bolak balik melintasi jalur utara lintas jawa ini tak sekalipun menyambangi pantai di Utama Raya ini. Alasannya sih agak-agak klasik saudara-saudara, waktu singgah kami ke sini yang kurang pas dan biasanya tidak lama.

Menikmati Sunset di Pantai Utama Raya

Hari itu (16/6/19)  saya dan keluarga tiba di Utama Raya sore hari menjelang magrib. Sedari awal saya dan pak suami sudah sepakat, perjalanan kali ini kami jalan santai tanpa target watu sekian dan sekian. Saya terbayang indahnya menikmati sunset di tepi pantai. Setelah memasuki area  Utama Raya pak suami saya tidak langsung parkir seperti biasanya, akan tetapi  langsung menuju sebuah jalan turun dengan tulisan cottage dan cafe pantai di sisi jalan.

Ternyata letak pantai cukup jauh dari tepi jalan. Setelah melewati beberapa bangunan kamar hotel, villa dan cottage, mobil parkir di sebuah area parkir yang cukup luas. Namun belum terlihat pantai di sini. Hanya ada sebuah plang yang menunjukkan arah pantai. Hm..sepertinya masih jauh. Batin saya. Ada petugas yang duduk tidak jauh dari plang tersebut. Petugas tersebut melayani para pengunjung yang  hendak ke pantai menggunakan mobil khusus seperti yang biasa digunakan di lapangan-lapangan golf itu lho. Untuk menaiki mobil tersebut cukup membayar Rp. 3,000 saja/ orang. Oleh karena saya dan keluarga belum tahu seberapa jauh jarak yang akan ditempuh, kami pun memutuskan untuk menaiki mobil tersebut ke pantai. Ups kami melewati cottage-cottage dengan tamannya yang rapi dan tertata. Seperti komplek perumahan elit gitu. Selain itu juga kami melewati musholla yang berukuran cukup besar dan sebuah beach mart.

Here we go. Sore itu Utama Raya Beach sedang ramai. Entah faktor hawa liburan lebaran, entah bertepatan dengan hari minggu. Pantai ini tertata sekali. Sore itu beberapa jet ski, speed boat kecil, banana boat dan peralatan water sport lainnya parkir rapi di tepi pantai. Ya di Utama Raya Beach ini kamu bisa menikmati beragam water sport, seperti banana boat, donut boat, band wagon, kano, ban, snorkling, surfing, jet ski, bahkan speed boat untuk memancing pun disewakan di sini. Komplit bangetkan?  

Tepat di tepi pantai kursi-kursi taman dari besi tertata rapi. Namun ada yang sangat menarik perhatian saya, yaitu beberapa set kursi taman yang diletakkan di tengah-tengah taman. Sore itu saya melihat beberapa keluarga tertawa renyah menikmati santap sore mereka. Can you imagine how romantic to set dinner in the garden with a sea view?  Namun sayang sore itu set kursi di tengah taman ini full saudara-saudara.

Sekali lagi saya nyeletuk iseng deket pak suami: “Nginep di sini kayaknya enak juga. Bangun pagi-pagi udah mantai.” Pak suami terdiam sebentar kemudian matanya menatap layar hape dengan serius. Saya? Menikmati angin pantai Utama Raya yang berhembus pelan sambil mengkhayal dinner di tengah taman sambil lihat laut. Mustahil untuk saat ini. Hahaha.

Pak suami saya kurang suka dengan pantai yang ramai dan beresik. Setelah melihat antrian yang cukup panjang di kasir untuk membeli makanan, pak suami mengajak saya dan anak-anak untuk kembali ke atas, ke area rest area. Yang pertama kecewa tentu saja duo bujang kecil saya. Mereka sepertinya sekuat tenaga menahan kaki untuk tidak menyentuh pasir pantai. Kini baru sebentar melihat laut namun sudah harus beranjak pergi. Yayaya duo bujang kecil yang tumbuh besar di Lombok ini sangat suka bermain di pantai dan pasirnya.

“Kita ke front office dulu. Lihat masih ada kamar kosong atau enggak. Kalau lihat di Travel*ka rate hotel ini tidak terlalu mahal.”

Tiga pasang mata, saya dan duo bujang kecil, berbinar.

“Kita nginep di sini, Pak?” tanya mereka dengan sangat antusias.

“Seriusan ini?” Jujur saya penasaran.

“Ayo.” Ujar pak suami saya.

Sore itu kami meninggalkan pantai dengan hati bahagia. Perlahan sang surya pun tenggelam. Sepertinya sudah masuk waktu magrib.

Utama Raya Beach in the Morning

Ya..ya..ya…  di sinilah pagi kami, akhirnya menginap di salah satu cottage Utama Raya. Pagi itu hanya Nadya, gadis kecil saya, yang bersikukuh mandi sebelum ke pantai. Sedangkan duo bujang kecil, saya dan pak suami melangkahkan kaki kami ke pantai tanpa mandi. Hihihi.

Pagi itu (17/6/19), kami berjalan santai menuju pantai. Kali ini tidak lagi mengandalkan mobil mini golf yang kemarin mengantarkan saya dan keluarga ke tepi pantai. Well, jaraknya tidak terlalu jauh. Lagi pula pagi itu cuaca cerah. Sekalian jalan pagi sambil menikmati udara pantai.

Sepi. Ya, Utama Raya Beach pagi itu sepi, walau bukan hanya kami pengunjung pantai pagi itu. Anak-anak langsung berlari ke arah tepi pantai. Berpasir hitam dengan banyak sekali batu dan kerang berserakan. Tidak hanya terdampar di tepi pantai, dengan air laut yang jernih, Sedikit ke bagian tengah laut bisa terlihat batu-batu juga memenuhi dasar pantai. Beberapa meter dari tepi pantai terdapat sebuah plang yangbertuliskan batas aman untuk berenang. Stay safe ya untuk yang membawa anak kecil.

Kita tinggalkan sejenak area tepi pantai. Mari melihat pemandangan keren di sekeliling pantai. Di dua belah sisi pantai disusun batu-batu besar ke arah tengah laut . Seperti dermaga dengan tipe jetty. Kesan alami terlihat di sana. Dua dermaga ini secara tidak langsung menjadi pemisah pantai Utama Raya dengan hutan bakau yang memang menjadi ciri khas hampir di sepanjang garis pantai jalan lintas jawa di Situbondo menuju Banyuwangi. Birunya laut, hitamnya pasir pantai, susunan batu-batu kali, dan hijaunya daun bakau sungguh sebuah lukisan alam nan cantik. 

Tepat sebelum ujung jetty di sebelah kiri pantai terdapat sebuah bangunan persegi delapan dan dermaga apung. Di bangunan ini kita bisa duduk sejenak menikmati hembusan angin laut. Selain itu di sekitaran bangunan ini kita bisa melihat ikan abudefduf yang biasa disebut dengan ikan zebra berenang kian kemari. Samar-samar juga terlihat reef ball. Anak-anak saya sangat antusias melihat ikan yang berenang bebas. Inilah yang sangat menyenangkan singgah di pantai dengan air yang jernih. Tanpa harus berbasah ria, keindahan laut masih bisa dipandang mata.  Sepertinya di sekitar sini adalah salah satu spot snorkling yang ditawarkan pantai Utama Raya ini.

Mari kembali memandangi indahnya pemandangan di atas laut. Mengarahkan pandangan mata ini ke sebelah kiri. PLTU Paiton dengan beberapa cerobongnya terlihat di sana. Tidak ketinggalan pemandangan kapal-kapal yang lepas jangkar. Dan tentunya juga ada hutan bakau yang menghiasi pinggir pantai. Sungguh perpaduan yang cantik.

Menoleh ke sebelah kanan. Pemandangannya tidak kalah menarik. Di kejauhan sebuah gunung menjulang di batas laut.  Namun saya tidak tahu pasti apa nama gunung tersebut. Entah gunung Ijen, entah gunung yang lain. Mungkin ada yang tahu, boleh dong info-info di kolom komentar.

Cafe Pantai yang nyaman

Pantai Utama Raya ini juga dilengkapi dengan sebuah kafe pinggir pantai yang terdiri dari dua lantai. Di bagian atas ada bagian semi in door dan ada juga yang out door. Untuk pemesanan menu makanan ada di lantai satu. Pemesanan makanan seperti di restoran cepat saji. Pesan langsung ke kasir, bayar, kemudian diberi nomor antri dan silahkan mencari tempat duduk sendiri. Tinggal duduk cantik menunggu makanan yang dipesan datang.

Menurut saya, untuk pilihan makanannya sendiri cukup bervariasi. Pilihannya banyak mulai dari makanan ringan hingga makanan berat. Pun begitu dengan minumannya. Cukup bervariasi. Oh ya, ingin menikmati pantai dengan se-cup panas p*pmie juga bisa di sini. Hihi.    

Pemandangan yang indah di pagi dan sore hari, banyaknya pilihan water sport, dan tersedianya  kafe dengan harga yang affordable, tidak akan salah jika memilih Utama Raya Beach ini sebagai tempat untuk menghabiskan waktu bersama keluarga tercinta.

Selamat berlibur!

Mataram, 28 Juni 2019

SuKa dengan artikel ini? Yuk, bagikan!

Viedyana

Emak dari tiga bocah kecil, domisili di Mataram, Lombok. Suka jalan-jalan, icip-icip makanan, dan menulis. Ada yang ingin ditanyakan atau bekerjasama untuk review usaha, produk dan lain-lain silahkan kontak vidya.nafsil@gmail.com

2 thoughts on “Tak Akan Menyesal! Singgahlah di Utama Raya Beach yang Memukau

  1. Oalah … Jawa Timur? Jalur Sitobondo – Banyuwangi, kan? Pantesan pantainya cantik. Saya pengin banget tuh, ke ujung timur Jawa, tapi sampai sekarang belum kesampaian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *