Feels Like a Home at Cottage Utama Raya

Feels Like a Home at Cottage Utama Raya

Bismillah.

Assalamualaikum. Baiklah, akhirnya saya putuskan untuk membuat review terpisah tentang kesan saya menginap di salah satu cottage di Utama Raya Hotel, Villa & Cottage. Jujur, penginapan satu ini benar-benar memberikan sebuah kejutan yang sangat besar bagi saya. Semua di luar ekspektasi. Dari tepi jalan raya, jalan lintas utama jawa – bali, Utama Raya Hotel, cottage dan villa ini seperti tidak terlihat keberadaannya secara fisik. Tentu saja, karena areal depan Utama Raya ini dijadikan sebagai rest area bagi para penguasa jalan darat Sebutlah SPBU, ATM Center, musholla yang cukup besar, kafe, rumah makan, kamar mandi umum dan fasilitas lainnya.

Utama Raya ini bisa dikatakan seperti sebuah komplek yang terdiri dari hotel, cottage dan villa. Silahkan pilih sesuai kebutuhan. Cottage dan villa memiliki beberapa pilihan jumlah kamar. Ada yang satu, dua dan bahkan ada yang sampai lima kamar. Letak cottage dan villa pun beragam. Ada yang deket pantai juga. Cocok buat liburan keluarga ya.

Di dalam komplek Utama Raya ini tidak hanya hotel, cottage dan villa. Tetapi juga dilengkapi dengan fasilitas umum seperti musholla yang bersih dan terawat, beach mart, taman, dan ada juga cafe di tepi pantai. Lengkap banget ya.

Tahun-tahun sebelumnya, bagi saya Utama Raya ini hanyalah sebuah rest area favorit keluarga kami setiap kali mudik lewat jalur darat. Selalu singgah di sini beberapa jam untuk melepas semua lelah selama di perjalanan. Saya tahu di sini ada sebuah hotel untuk transit bagi para pejuang jalanan lintas jawa – bali. Namun tak sekalipun kami menginap di sini. Utama Raya hanya sebatas rest area.

Namun pulang dari mudik tahun ini berbeda. Dua kali permintaan saya “diaminkan” oleh pak suami di kawasan Utama Raya ini. Yang pertama melipir ke pantai Utama Raya dan yang kedua, ya ini menginap semalam di hotel Utama Raya. Sssssttttt…belakang hari saya tahu, selain menyenangkan hati saya, ternyata ada faktor lain yang membuat pak suami setuju untuk menginap. Sore itu setelah melihat pergerakan jalanan di google maps, beberapa ruas jalan menuju pelabuhan Ketapang Banyuwangi berwarna merah saudara-saudara. Tahu artinya merah bukan jika sedang membuka petanya mbah Google itu. Macet!

(16/6/19)Dan akhirnya berlabuh di front office hotel Utama Raya yang terletak satu gedung dengan resto, kamar mandi VIP dan juga mini market. Hotel Utama Raya ini memiliki beberapa tipe kamar. Kamar deluxe hotel, cottage dan villa. Pilihan saya dan pak suami saat itu yaitu menginap di cottage atau villa. Dua pilihan ditawarkan mas petugas front office sore itu. Villa dengan dua kamar namun di lantai dua, atau cottage dengan satu kamar namun langsung terhubung dengan parkiran mobil. Setelah menimbang-nimbang, akhirnya saya dan keluarga memutuskan untuk menginap di cottage dengan catatan menambah extra bed.

Oh ya, satu yang menarik perhatian saya di salah satu sudut meja front office hotel Utama Raya ini. Sebuah pemberitahuan sekaligus peringatan juga sih menurut saya untuk para calon tamu yang ingin menginap di hotel Utama Raya ini, yaitu  sebuah tulisan yang tertulis seperti ini:

“Maaf Tidak Terima Pasangan Non Suami Istri”

“Unmarried Couples are not allowed to stay at this hotel”

Bagaimana menurutmu temans? Ini sebuah pemberitahuan atau peringatan???

Setelah selesai check in, petugas mengantarkan saya dan keluarga menuju kamar pesanan kami. Cottage 21. Kesan pertama saya memasuki cottage ini yaitu bersih. Ketika membuka pintu utama, mata akan langsung disambut sebuah ruangan lengkap dengan set kursi tamu dari  kayu. Ada sebuah kulkas berukuran sedang juga di sana.

Di sisi kanan,  ada sebuah dapur. Peralatan yang disediakan cukup lengkap. Ada kompor lengkap dengan gasnya. Ada ketel untuk memasak air dan juga satu buah panci.  Beberapa set piring makan dan juga cangkir untuk ngeteh atau ngopi, pisau, sendok tersusun rapi di sebuah rak kecil. Tentunya tidak ketinggalan gula pasir dan juga kopi dan teh sachet di dalam dua buah botol kaca.

Urusan mencuci piring pun cukup lengkap. Selain bak cuci piring, juga tersedia dish dryer dan juga sabun cuci piring beserta sponnya.  Tentunya dapur kurang lengkap tanpa ada sebuah tong sampah bukan. Ya..ya..di dapur minimalis ini juga tersedia sebuah tong sampah beserta sapu dan juga alat pel. Dengan semua kelengkapan peralatan tempur di dapur ini jadi feels like a home gak sih cottage di hotel Utama Raya ini???

Oh ya mau kasih tahu sama teman-teman semua, awalnya saya agak-agak wondering sampe ada sapu dan alat pel segala di dapur cottage Utama Raya ini. Eh tapi, ternyata oh ternyata sapu dan alat pel ini malah berguna bagi emak-emak rempong seperti saya walau hanya menginap satu malam saja di hotel Utama Raya ini. Singkat cerita begini. Ketika hendak makan malam saya, pak suami dan anak-anak naik ke atas, ke kafe yang terletak di rest area. Enggak lama setelah bayar di kasir dan baru menunggu pesanan kami datang, eeeh salah satu anak bujang saya dan juga si gadis kecil malah tidur. Akhirnya minta ke kasir supaya pesanan kami disiapkan untuk take away aja. Enggak jadi dine in di kafe. Kembali ke kamar dan hasilnya yang bertahan tidur hanya gadis kecil saja. Akhirnya saya, pak suami dan dan duo bujang kecil makan malam di ruang tamu cottage. You know what,duo bujang kecil makannya berantakan banget. Entah karena laper, entah karena ngantuk. Sambil makan matanya rada merem melek emang. Daaan selesei semua makan, mata emak sok bersih kayak saya ini gak tahan liat lantai kotor. Huhuhu jadilah emak rempong nyapu dan ngepel di bagian yang kotor. Sok bersih, sok rajin banget ya saya. Entahlah ini perlu ditiru atau enggak. Menurut kamu?? Hahaha.  

Sekarang mari melangkah lebih ke dalam. Ukuran kamar di Cottage Utama Raya ini luas dengan desain minimalis modern. Tempat tidurnya king size. Unsur kayu juga masih kental di dalam kamar. Selain itu juga ada lemari, nakas di kiri dan kanan tempat tidur, TV dan sebuah meja panjang. Kamar ini juga dilengkapi AC ya. Nyaman!

Kamar mandinya  cukup luas. Wastafel, toilet dan shower terletak dalam satu ruangan. Tidak ada bath up di sini. Namun air panas dan air dingin pada shower berfungsi dengan baik.

Namun ada sedikit yang mengganjal bagi saya di Cottage Utama Raya ini. Di dalam kamar ini tidak ada telpon yang biasa diletakkan di nakas samping tempat tidur. Telpon yang biasa digunakan jika ada keperluan dengan front office ataupun bagian operasional hotel lainnya. Telpon yang biasanya digunakan untuk complain ini itu. Jadi kalau ada apa-apa bagaimana?? Hm..

Entahlah ini sebuah inovasi atau kemunduran. Telah berpuluh-puluh kali saya keluar masuk hotel mulai dari Banda Aceh hingga Jayapura, sepanjang ingatan saya baru kali ini saya menemukan yang seperti ini. Tidak ada telpon di salah satu nakas yang terletak di samping tempat tidur. Yang ada sebuah  deretan angka di papan kepala kasur. Ya itu adalah nomor kontak kantor hotel Utama Raya. Tampaknya kalau mau menghubungi bagian kantor hotel maka pengunjung harus modal dikit saudara-saudara. Use your own cellular phone. Dan tentu saja ini bukanlah sambungan bebas pulsa. Hihihi.

Untuk sarapan pagi, tidak usah khawatir karena setiap tamu yang menginap dapet makan pagi kok di Garden Resto yang terletak di atas, di rest area hotel Utama Raya. Waktu kemarin kami menginap disguhkan sarapan nasi pecel pakai telur dan juga tempe goreng. Tempe gorengnya enak. Gurih. Dan bocah saya sampe nambah-nambah makan tempe. Hihi..

Yuk yang sedang melintas di Situbondo dan pengen mampir juga seperti saya di Utama Raya ini, silahkan meluncur ke alamat di bawah ini. 

UTAMA RAYA

Spbu, Hotel, Villa & Cottage

Jl. Raya Banyuglugur, Situbondo, – 2 KM Timur PLTU Paiton, Jawa Timur, Indonesia

Telp/ Fax: (0338) 893482

SuKa dengan artikel ini? Yuk, bagikan!

Viedyana

Emak dari tiga bocah kecil, domisili di Mataram, Lombok. Suka jalan-jalan, icip-icip makanan, dan menulis. Ada yang ingin ditanyakan atau bekerjasama untuk review usaha, produk dan lain-lain silahkan kontak vidya.nafsil@gmail.com

7 thoughts on “Feels Like a Home at Cottage Utama Raya

  1. waahhhh td aku pikir liat foto2 di awal ini kayak komplek perumahan mba. ternyata semacam villa resort yaaa. Kalo untuk keluarga yg mencari hotel transit, lumayan banget sih memang apalagi fasilitas komplit. eh aku juga seperti kamu kok, liat yg kotor dikit pas sedang stay di hotel/penginapan manapun, lgs aku bersih2. soalnya malu mbaaa, kalo sampe staff hotel yg ngebersihin lihat kok kamarnya jd jorok, kesannya gmn yaaaa. makanya aku ga bisa ngebiarin kotoran begitu . pasti dibersihin sebelum check out 🙂

  2. Haha, sebenarnya keberadaan pesawat telepon jaman sekarang antara penting gak penting sih. Tapi sangat penting kalau keadaannya sangat genting. Masa iya dalam keadaan kepepet harus keluar kamar menuju meja resepsionis. Kalaupun akhirnya dikasih no HP ya gimana lagi ya Mbak, modal pulsa sendiri, hehe..

    Oya Mbak, tarif semalamnya berapa di sana?

  3. Wah ada kulkasny ya.. Hurray. Makasih ya kak, insyaallah sabtu dpn kami kesana stlh baca review ini lgs booking cottage 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *